Pacet, 14 Agustus 2026 – Nuansa nasionalisme dan semangat juang menyelimuti Aula SMP Baiturrosyad pada Jumat (14/8/2026) ketika jajaran Pengurus OSIS secara resmi menggelar serangkaian perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Mengusung tema besar "Meneladani Pahlawan, Mengukir Prestasi dengan Pena dan Suara" , kegiatan ini berhasil mengubah ruang aula menjadi panggung aktualisasi diri bagi para siswa dalam menggali nilai-nilai luhur perjuangan bangsa.
Tiga cabang lomba utama menjadi sorakan antusiasme pada hari itu, yakni lomba Membaca Puisi bertema kepahlawanan, lomba Pidato yang mengupas makna kemerdekaan, serta lomba Storytelling Biografi yang menceritakan secara mendalam perjalanan hidup para Pahlawan Kemerdekaan Indonesia. Melalui media kata dan narasi, para peserta diajak untuk tidak sekadar mengenang, tetapi juga meneladani sikap kepahlawanan dari para pendahulu negeri.
Kegiatan ini sepenuhnya diprakarsai oleh Pengurus OSIS SMP Baiturrosyad atas arahan dari pembina mereka, Faisal Arifin, S.Pd., Gr sebagai wujud kontribusi nyata organisasi siswa dalam menyemarakkan hari bersejarah tersebut. Seluruh siswa-siswi dari berbagai tingkatan kelas turut berpartisipasi dengan antusias, baik tampil sebagai peserta di atas panggung maupun menjadi penonton yang memberikan dukungan moral luar biasa. Pemilihan tanggal 14 Agustus 2026 sengaja diambil sebagai puncak pemanasan semangat jelang peringatan detik-detik proklamasi.
Ketua OSIS SMP Baiturrosyad, Rubby Gresya Aenaya , menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali kesadaran historis di kalangan generasi muda. "Kami ingin siswa-siswi tidak hanya menghafal tanggal kemerdekaan, tetapi juga mampu merasakan getaran perjuangan melalui karya sastra dan retorika. Lomba storytelling biografi hari ini menjadi jembatan bagi kami untuk mengenali jasa pahlawan yang mungkin belum pernah kami dengar," ungkapnya dengan penuh haru di sela-sela penampilan peserta.
Perlombaan berlangsung dengan atmosfer yang luar biasa khidmat. Para peserta tampil memukau dengan deklamasi puisi yang menggugah, orasi yang menghentak, serta narasi biografi yang dibawakan dengan ekspresif dan penghayatan mendalam. Antusiasme yang terpancar dari seluruh siswa-siswi benar-benar luar biasa; setiap kali seorang peserta selesai bertutur, gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai semangat bergema di setiap sudut aula, menciptakan suasana kompetisi yang sehat namun tetap hangat penuh kekeluargaan.
Kepala SMP Baiturrosyad, Arief Yahya Sulaeman, S.Pd., M.Pd., Gr menyampaikan rasa bangga yang mendalam terhadap inisiatif para pengurus OSIS. Beliau menyatakan:
"Saya sangat mengapresiasi kreativitas dan keberanian para siswa yang tampil hari ini. Melalui lomba pidato dan storytelling ini, saya melihat benih-benih pemimpin masa depan sedang berproses. Semangat kepahlawanan bukanlah masa lalu, melainkan api yang harus terus kita nyalakan di dada setiap generasi. Teruslah berani berkarya dan bersuara untuk kebaikan bangsa!"
Dengan terselenggaranya lomba ini, SMP Baiturrosyad berhasil membuktikan bahwa peringatan kemerdekaan tidak harus selalu dirayakan dengan gegap gempita semata, namun dapat diisi dengan kegiatan literasi yang mencerdaskan sekaligus menggugah kesadaran berbangsa dan bertanah air.